Sebuah ransel berwarna cokelat tergeletak begitu saja di kawasan Tugu Tunas Kelapa, Parepare. Penemuan benda mencurigakan itu, Jumat sore kemarin, langsung bikin was-was. Maklum, lokasinya ramai, di Jalan Jenderal Ahmad Yani. Gak heran, pihak berwajib pun langsung bergerak cepat.
Tim Gegana Jihandak Brimob dari Batalyon B Pelopor Parepare dikerahkan ke lokasi. Mereka datang untuk memastikan satu hal: apakah tas itu menyimpan bahaya atau tidak. Menurut sejumlah saksi, tas itu sudah ada sejak sekitar pukul empat sore.
Setelah melalui pemeriksaan yang hati-hati, ketegangan pun mereda. Ransel itu akhirnya bisa dipindahkan dengan aman.
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, kemudian memberikan penjelasan.
"Setelah dilakukan pengecekan oleh tim Jibom dan dinyatakan bahwa tas yang ditinggal tersebut aman dari adanya bahan peledak," ungkapnya.
Lantas, apa isinya? Polisi pun membongkar ransel misterius tersebut.
Ternyata, isinya jauh dari dugaan. Alih-alih benda berbahaya, yang ditemukan justru sekumpulan pakaian dan beberapa aksesoris biasa.
"Dari hasil penguraian di tas tersebut berisi pakaian, pakaian lelaki, dan juga ada ikat pinggang, ada juga gunting. Jadi itu isi dari tas yang mencurigakan yang tertinggal di Tugu Tunas," jelas Indra.
Begitulah akhir dari insiden yang sempat membuat warga Parepare, Sulawesi Selatan, tegang sejenak. Ransel itu kini sudah diamankan, dan situasi kembali normal. Siapa pemiliknya? Itu masih jadi pertanyaan yang belum terjawab.
Artikel Terkait
Bazar Takjil Benhil Ramai Diserbu Pengunjung di Hari Pertama Ramadan
OJK Fokus pada Tiga Pilar Kebijakan hingga 2026 untuk Perkuat Sektor Keuangan
Ledakan Gas Diduga Sebabkan Gedung Runtuh di Karachi, 16 Tewas
91,75 Persen Pasar Rakyat di Tiga Provinsi Sumatra Kembali Beroperasi Pascabencana