Longsor yang tiba-tiba menerjang sebuah proyek pembangunan lapangan mini soccer di Desa Cisempur, Jatinangor, Sumedang, menelan korban jiwa. Empat orang pekerja tewas tertimbun material tanah. Dua orang lainnya berhasil diselamatkan dalam insiden yang terjadi Jumat lalu itu.
Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopriansah, seluruh korban sedang fokus mengerjakan lapangan saat bencana datang. Tanah yang longsor tanpa peringatan itu langsung menimbun mereka.
"Rencananya mau dibangun mini soccer," ujar Tanwin.
Ia menambahkan, pihaknya masih mendalami duduk perkara musibah ini. "Kami untuk sementara masih melakukan penyelidikan apakah dalam musibah ini ada kelalaian kerja atau dan sebagainya kami akan tetap melakukan penyelidikan," jelasnya.
Di sisi lain, proses penyelidikan sudah bergulir. Polisi telah memeriksa kesaksian sembilan orang, termasuk mandor lapangan dan para pekerja yang selamat. Pemilik proyek pun tak luput dari pemeriksaan untuk mengungkap kronologi sebenarnya.
"Untuk sementara kami sudah memeriksa di Polsek Jatinangor 9 orang saksi ada mandor, ada pegawai yang selamat berikut yang mempunyai proyek tersebut," pungkas Tanwin.
Kini, suasana di lokasi kejadian tentu saja mencekam. Proyek yang semula ramai itu kini sepi, hanya menyisakan tumpukan tanah dan pertanyaan besar tentang bagaimana tragedi ini bisa terjadi. Polisi masih bekerja, berusaha menyambung setiap titik kejadian untuk menemukan jawabannya.
Artikel Terkait
KPK Kembali OTT di Sumsel, Lima ASN BPK Diamankan Terkait Suap Pemkab Muara Enim
Kemenkeu Peringatkan Video Deepfake Menteri Keuangan soal Bantuan 700 Orang Tercepat
Bayi Gajah Sumatera Lahir di Taman Nasional Tesso Nilo, Jadi Harapan Baru Konservasi
Polda Sumsel Mulai Bedah Rumah di Banyuasin Sambut Hari Bhayangkara ke-80