Suasana di sekitar Desa Batu Ampar, Kemuning, mulai mereda. Api yang sebelumnya membesar dari pipa gas kini sudah menyusut. Arus lalu lintas yang sempat macet total, perlahan mulai bisa dilalui lagi oleh kendaraan.
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, memberikan konfirmasi langsung di lokasi pada Jumat malam.
"Kondisi sekarang api mulai mengecil," ujarnya.
Farouk menjelaskan, sekitar pukul tujuh lebih tadi, aliran gas dari arah Jambi dan Rengat sudah diputus. Meski begitu, sisa gas di jalur pipa masih ada. Itu sebabnya, meski api mengecil, situasi belum sepenuhnya dinyatakan aman.
Kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh kebocoran pada saluran pipa sepanjang 30 kilometer itu. Setelah jalurnya ditutup, pihak perusahaan memperkirakan kobaran api akan benar-benar padam dalam waktu sekitar tiga jam.
"Kalau hitungannya dari sejak pipa ditutup, mungkin sekitar pukul 22.00 WIB nanti api sudah bisa dipadamkan," jelas Farouk.
Panas Terasa Sampai Jauh
Alasan penutupan jalan tadi sore cukup masuk akal. Hawa panas dari titik kebakaran ternyata terasa hingga radius tiga kilometer! Bisa dibayangkan betapa besarnya kobaran api saat awal kejadian.
"Makanya lalu lintas kami tutup total untuk antisipasi," ungkap Kapolres.
Namun begitu, dengan api yang sudah mereda, kendaraan kini diperbolehkan melintas kembali. Tim kepolisian sendiri baru bisa mendekat sampai radius 100 meter dari pusat api. Mereka masih menunggu situasi benar-benar kondusif sebelum turun langsung untuk olah TKP dan memasang police line.
Soal korban, Farouk menyatakan belum ada informasi yang masuk.
"Kami masih akan melakukan cross check. Mudah-mudahan saja tidak ada," pungkasnya, berharap.
Malam itu, warga sekitar tampak masih waspada, meski rasa panik perlahan mulai menghilang. Mereka mengamati dari kejauhan, menunggu kepastian bahwa bahaya benar-benar telah berlalu.
Artikel Terkait
Bologna Bekuk Brann 1-0 di Leg Pertama Play-off Liga Europa
Bayi Monyet Jepang Temukan Pelukan Ibu di Boneka Orangutan Setelah Ditinggal Induk
Palestina Tolak Klaim Israel atas Tepi Barat: Negara Kami Bukan untuk Dijual
Polri Pecat AKBP Didik, Mantan Kapolres Bima Kota, Terbukti Penyalahguna Narkoba