Di sisi lain, arus masuk ke Jakarta juga sudah bergerak. Perhitungan terbaru mencatat sekitar 2,3 juta kendaraan telah kembali ke ibu kota menjelang puncak balik nanti. Agus menilai kondisi saat ini masih bisa ditangani.
“Dari proyeksi 2,8 juta yang masuk, angka realisasinya 2.303.572. Ini yang perlu kita antisipasi, baik yang keluar maupun yang masuk. Sisanya tinggal kurang lebih 300 ribu saja. Masih terkendali,” ungkapnya.
Dia lantas membandingkan dengan tahun lalu. Kenaikan arus hanya berkisar 12-15 persen. “Artinya, kondisi lalu lintas bisa kita kendalikan untuk mudik maupun balik,” tambahnya.
Lalu, bagaimana jika tiba-tiba terjadi lonjakan signifikan? Agus menerangkan, opsi one way bisa diterapkan. Namun begitu, dia punya penilaian lain.
“Kemungkinan untuk di-one way-kan, saya rasa tidak. Paling nanti mungkin contraflow saja,” jelas dia.
Menurut Agus, skema contraflow lebih masuk akal jika lonjakan arus ada, tapi tidak terlalu ekstrem. Itu akan jadi senjata andalan jika bangkitan arus di tanggal 4 nanti ternyata cukup tinggi, tapi masih dalam batas wajar.
Artikel Terkait
Tragedi Warakas: Polisi Buru Penyebab Kematian Satu Keluarga
Prabowo Panggil Dasco dan Menteri Inti, Bahas Pemulihan Bencana hingga Instruksi Khusus
Gempa 6,5 Magnitudo Guncang Guerrero, Getaran Terasa hingga Mexico City
73 KK di TPU Kebon Nanas Siap Pindah ke Rusun Awal Tahun Depan