Tak hanya orangnya, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Dua celurit dengan ukuran berbeda berhasil diamankan. Barang lain yang turut disita adalah tujuh ponsel dan empat unit sepeda motor berbagai merek.
Semua remaja yang terlibat, beserta barang buktinya, langsung dibawa ke Polsek Mampang Prapatan untuk pemeriksaan lebih mendalam. Polisi juga berencana memanggil orang tua masing-masing. Tujuannya jelas: agar ada pengawasan lebih ketat dari keluarga.
Yully menegaskan, patroli semacam ini akan terus digencarkan. Mereka akan menyisir lokasi-lokasi yang sering jadi ajang tawuran atau balap liar. Upaya pencegahan, menurutnya, harus dilakukan sebelum kejadian serupa terulang lagi.
Artikel Terkait
Hujan Deras Picu Sungai Aek Doras Nyaris Meluap, Asrama Polisi Kebanjiran
Dadok Tunggul Hitam Terendam, Ratusan Warga Dievakuasi di Tengah Hujan Tak Henti
Pigai Ingatkan Influencer: Kritik Bencana Jangan Berujung Teror
Serangan Udara Tewaskan Tujuh Orang di Kamp Separatis Yaman