"Saat patroli jam 10 pagi, saya nemu anak ini," cerita Muhidin. "Waktu ditanyain ke sekitar, salah satu tukang ojek bilang anak itu sudah di sini sejak malam."
Dari pengakuan sang bocah, ia berasal dari Ciranjang, Cianjur. Ayahnya lah yang membawanya ke Jakarta menggunakan mobil. Si anak menggambarkan ayahnya sebagai sosok yang galak.
Malam itu, mobil mereka berhenti di dekat pasar dan Stasiun Kebayoran Lama. Lalu, sang ayah punya alasan untuk pergi sebentar.
"Ayahnya bilang mau rokok, sebentar ditinggalin," jelas Dian, menirukan cerita korban. "Sampai ditungguin, nggak balik-balik. Karena lebih dari lima jam, dan anak butuh makan, mandi, istirahat, ya akhirnya kami bawa."
Hingga berita ini diturunkan, upaya mencari keluarga anak tersebut masih terus dilakukan. Satpol PP bekerja sama dengan kepolisian dan dinas sosial setempat untuk mengurai kasus yang menyedihkan ini.
Artikel Terkait
Tragedi di Kontrakan Warakas: Tiga Nyawa Melayang, Mulut Berbusa
Tragedi Misterius di Warakas, Satu Kelarga Terbaring Tiga Tewas
Teriakan Malam di Gang 10: Satu Keluarga Tewas, Seorang Selamat dengan Luka Melepuh
Operasi Lilin Diperpanjang, Destinasi Wisata Masih Ramai Pascanataru