Akumulasi produk yang sudah mengantongi sertifikat halal pun terus membengkak. Per akhir Desember 2026, jumlahnya mencapai 10.978.714 produk.
"Kami yakini pada awal Januari akan menembus 11 Juta produk yang bersertifikasi halal," lanjut dia penuh keyakinan.
Dari sisi finansial, BPJPH juga menunjukkan taringnya. Pendapatan sebagai Badan Layanan Umum (BLU) menembus Rp139 miliar, atau 132 persen dari target. "Ini menjadi bukti bahwa BPJPH mampu tumbuh sebagai lembaga yang akuntabel, mandiri, dan dipercaya publik," imbuhnya.
Melihat capaian ini, Presiden Prabowo Subianto punya ekspektasi lebih untuk tahun ini. Targetnya lebih ambisius: 1,35 juta Sertifikat Halal Gratis bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di seluruh Indonesia. Tujuannya jelas, memperkuat hilirisasi produk UMKM sekaligus memberikan perlindungan lebih luas bagi konsumen muslim.
Menanggapi target baru itu, Babe Haikal tampak optimis.
"Dengan kesiapan SDM dan sistem yang ada, kami optimistis target 1,35 juta sertifikat halal gratis tahun 2026 dapat tercapai secara efisien dan tepat sasaran," tegasnya.
Jadi, tahun 2026 ini, kerja keras BPJPH tampaknya belum akan berhenti. Justru semakin digeber.
Artikel Terkait
Mendagri Tito Desak Aceh Percepat Data Rumah Rusak untuk Cairkan Bantuan
Prabowo Awali 2026 di Tengah Reruntuhan, Tinjau Langsung Pemulihan Korban Bencana
Bentrok Warga Ricuhkan Kolong Flyover Manggarai
Libur Sekolah Jakarta Berakhir 3 Januari, Ini Jadwal Lengkap Libur 2026