"Jalanannya juga karena kan ada perbaikan jalan di tengah itu kan, jadi di lajur 1, lajur cepat sebelah paling kanan itu memang ada penyempitan. Jadi lajur yang dipakai itu lajur 2 dan lajur 3," ungkapnya.
"Kemungkinan besar sudah ada pertikaian dari sana sehingga pengemudi ini kurang konsentrasi "ngeliat" ke depannya," sambung Danny.
Untungnya, meski benturannya terdengar keras, tidak ada korban luka apalagi jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiilnya tidak sedikit. Diperkirakan mencapai angka Rp 50 juta.
Namun begitu, kabar baiknya adalah semua pihak memilih jalan damai. Insiden ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. AM, sebagai pengemudi yang memicu tabrakan beruntun, bersedia menanggung semua biaya perbaikan kendaraan-kendaraan yang rusak.
Dua Pajero yang penyok itu pun akhirnya bisa dibawa pulang, membawa cerita malam tahun baru yang cukup berkesan tapi tentu bukan yang diharapkan.
Artikel Terkait
PANRB Apresiasi Dedikasi ASN, Ajak Perkuat Kolaborasi di Tahun Baru
Prabowo Ungkap Alasan Langka Tampil di Media Saat Bencana
Dua Penguasa Wilayah Duren Sawit Diciduk Usai Teror Pedagang
Prabowo Gelar Operasi Pendalaman Sungai dari Aceh hingga Sumatera