Di sebuah stasiun kereta bawah tanah Manhattan yang sudah sunyi, tepat setelah tengah malam berlalu, Zohran Mamdani resmi memulai tugas barunya. Ia kini adalah Wali Kota New York City. Yang menarik, sumpah jabatannya diucapkan dengan meletakkan tangan di atas Al-Qur’an sebuah momen bersejarah.
“Ini benar-benar suatu kehormatan dan hak istimewa seumur hidup,” ujar Mamdani, suaranya terdengar penuh keyakinan.
Pemilihan lokasi pelantikan itu sendiri bukan tanpa maksud. Stasiun yang sudah tak beroperasi itu sengaja dipilih, dan Mamdani punya alasan kuat di baliknya. Menurutnya, tempat itu adalah bukti nyata betapa transportasi umum punya peran sentral. “Ini bukti pentingnya transportasi umum bagi vitalitas, kesehatan, dan warisan kota kita,” imbuhnya, menekankan komitmennya pada sistem publik.
Artikel Terkait
Presiden Somalia Tuding Israel Rancang Kotak Kejahatan di Tanduk Afrika
Sopir JakLingko Dipecat Usai Hina Penumpang dengan Ucapan Monyet
Calo Tiket Planetarium Jakarta Diklaim Tak Mungkin, Jakpro Buka Suara
Di Balik Auman Harimau Ragunan, Ada Candaan dan Perhatian Seorang Zookeeper