Di sebuah stasiun kereta bawah tanah Manhattan yang sudah sunyi, tepat setelah tengah malam berlalu, Zohran Mamdani resmi memulai tugas barunya. Ia kini adalah Wali Kota New York City. Yang menarik, sumpah jabatannya diucapkan dengan meletakkan tangan di atas Al-Qur’an sebuah momen bersejarah.
“Ini benar-benar suatu kehormatan dan hak istimewa seumur hidup,” ujar Mamdani, suaranya terdengar penuh keyakinan.
Pemilihan lokasi pelantikan itu sendiri bukan tanpa maksud. Stasiun yang sudah tak beroperasi itu sengaja dipilih, dan Mamdani punya alasan kuat di baliknya. Menurutnya, tempat itu adalah bukti nyata betapa transportasi umum punya peran sentral. “Ini bukti pentingnya transportasi umum bagi vitalitas, kesehatan, dan warisan kota kita,” imbuhnya, menekankan komitmennya pada sistem publik.
Artikel Terkait
Otoproject Ekspansi ke Bekasi dan Serpong dengan Konsep Studio Modern
Jatim Libatkan 7.500 Relawan Santri dan Mahasiswa untuk Percepat Sertifikasi Tanah
Wamen Dalam Negeri Tinjau Penerapan WFH ASN Bekasi, Apresiasi Capaian 40 Persen
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Toko Elektronik di Bogor Diduga Akibat Korsleting