Menyambut pergantian tahun 2026, Polda Jawa Tengah punya imbauan khusus untuk warganya. Intinya, mereka mengajak masyarakat untuk berpikir ulang soal tradisi menyalakan kembang api atau petasan di malam tahun baru. Alih-alih menciptakan keriuhan, kepolisian mengimbau agar momen itu diisi dengan doa dan renungan, terutama untuk para korban bencana yang masih berduka.
Menurut Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, ajakan ini lahir dari rasa kepedulian. Beberapa wilayah di Indonesia baru saja dilanda musibah, dan situasi duka itu perlu dihormati bersama.
"Kami mengajak masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api atau petasan, dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti doa bersama, kegiatan keagamaan, maupun aksi solidaritas sosial," jelas Artanto.
"Ini adalah wujud empati dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah," imbuhnya dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).
Artikel Terkait
Hyundai Perkuat Kemitraan dengan FIFA, Tunjuk Son Heung-min dan Robot Boston Dynamics untuk Piala Dunia 2026
H-851, Tongkang Tanpa Mesin Terbesar di Dunia, Pertahankan Gelar hingga 2026
Comeback Curry Capai 9.000 Field Goals, Warriors Tetap Tumbang dari Rockets
Atap Jebol dan Cuaca Buruk Ganggu 12 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta