Banda Aceh jadi saksi. Di tengah upaya pemulihan pascabencana, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi yang cukup padat, Selasa lalu. Rapat itu dihadiri sederet menteri dari Keuangan, PU, Dalam Negeri, hingga Sosial plus para kepala daerah yang langsung terjun di lapangan. Dasco menegaskan satu hal: penanganan bencana di Sumatera ini akan berskala nasional. DPR, kata dia, siap mendukung penuh.
Dasco membuka forum dengan mempersilakan para bupati dan gubernur menyampaikan laporan. Kondisi di lapangan ternyata masih berat. Ambil contoh Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi. Ia mengadukan sejumlah persoalan yang masih mengganjal, mulai dari gelondongan kayu yang mempersulit akses, masalah hunian tetap dan sementara, hingga distribusi sembako yang belum merata ke warga.
“Beberapa catatan sudah dicatat tadi,” ujar Dasco menanggapi.
“Mulai dari masalah sembako untuk enam bulan ke depan, sampai yang lebih krusial: hunian tetap. Ini akan kami bantu koordinasikan dengan ATR, Kementerian PU, dan Kementerian Perumahan. Anggarannya di 2026 sepertinya cukup.”
Tak cuma urusan teknis. Ada momen yang cukup menyentuh saat Armia bercerita kalau ia sesekali menangis karena sedih melihat kondisi warganya. Dasco merespons dengan nada lebih santai, tapi serius.
Artikel Terkait
Kemenhaj Godok Wacana War Ticket untuk Hapus Antrean Haji
Bhayangkara FC Waspadai Persijap Jepara Meski dalam Momentum Positif
Polda Sumsel Bedah Rumah Warga Kurang Mampu dalam Rangka Hari Bhayangkara
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta