Libur Natal dan Tahun Baru di Ragunan kali ini ada kejutan baru. Taman Margasatwa Ragunan baru saja kedatangan dua penghuni istimewa: sepasang sapi watusi. Mereka hasil barter dengan Taman Safari Batang. Yogi dan Jihan, begitu nama mereka, langsung menyita perhatian dengan tanduknya yang luar biasa besar, jadi ciri khas hewan asal Afrika ini.
Menurut pengelola, keduanya tiba Jumat lalu. Transaksinya sendiri berupa pertukaran: lima ekor kapibara jantan dari Ragunan ditukar dengan sepasang watusi ini. Kerja sama semacam ini memang kerap dilakukan untuk memperkaya koleksi.
Wahyudi Bambang, Humas Taman Margasatwa Ragunan, menjelaskan maksud di balik penambahan ini.
"Ini upaya kami untuk pengayaan satwa dan tentu saja meningkatkan pelayanan. Kehadiran watusi bisa jadi daya tarik baru, sekaligus menambah nilai edukasi buat pengunjung," ujarnya, Senin (29/12).
Yogi, sang jantan, berusia enam tahun. Pasangannya, Jihan, sedikit lebih muda, lima tahun. Tanduk besar mereka bukan cuma untuk tampilan. Di habitat aslinya di Afrika Timur, struktur itu membantu mengatur suhu tubuh mereka.
Di sisi lain, komitmen Ragunan memang jelas: menghadirkan satwa unik dengan kesejahteraan terjamin. Semua itu dibungkus dengan pesan konservasi yang ingin disampaikan ke masyarakat.
"Kami harap kehadiran watusi ini seperti kado Tahun Baru buat pengunjung," tambah Wahyudi.
Terutama di momen libur Nataru ini, dia berharap pengalaman wisata yang ditawarkan tidak sekadar rekreasi, tapi juga memberi pengetahuan. Jadi, ada nilai lebih yang dibawa pulang.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Investigasi Tuntas Penembakan Pesawat di Papua Selatan
BTS Pecahkan Rekor Penjualan Tiket di London, Ludes dalam 30 Menit
Trump Tegaskan Negosiasi dengan Iran Berlanjut Meski Netanyahu Ragukan Hasilnya
Kejagung Geledah Delapan Perusahaan Sawit di Pekanbaru dan Medan