"Dari bentuknya, kelihatan jelas itu potongan sayap. Ya, sayap pesawat dari kuburan pesawat tadi, terbawa arus angin yang sangat kencang," jelasnya lagi.
Kejadiannya berlangsung sangat cepat. Sekitar pukul 14.30 WIB, angin berputar ganas itu muncul dan lenyap dalam hitungan menit. Namun, kekuatannya cukup untuk menyebabkan kerusakan yang berarti.
"Hanya dua menit, mungkin kurang. Tapi itu cukup untuk menerbangkan potongan logam besar itu dan menghantam dua rumah warga," kata Sutisna menggambarkan singkatnya durasi namun besarnya dampak.
Meski kejadiannya singkat, suasana was-was masih terasa. Warga sekitar tampak berkumpul, memeriksa kerusakan sambil mengobrol dengan suara rendah. Puing-puing yang berserakan menjadi bukti nyata betapa kuatnya amukan alam siang itu.
Artikel Terkait
Kuwait Tuduh Iran Serang Kapal Tanker Minyaknya di Dekat Dubai
Empat Tersangka Penganiayaan Aktivis KontraS Ditahan di Sel Maksimum Pomdam Jaya
Bareskrim Ungkap Perdagangan Emas Ilegal Senilai Rp 25,9 Triliun dari Kalbar hingga Papua
PATRIA Undang Dirjen Bimas Katolik dan Presiden untuk Pelantikan dan Refleksi Nasional