Suasana di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, hari ini tampak berbeda dari bayangan sebelumnya. Unsur buruh memang berkumpul untuk menyuarakan aspirasi, tapi kerumunan yang terlihat tidaklah begitu padat. Jumlah massa yang turun ke jalan ternyata jauh dari prediksi puluhan ribu.
Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, kondisi itu memang disengaja. Buruh, katanya, sengaja menahan diri sambil menunggu sinyal baik dari pemerintah untuk duduk berunding.
ujar Said Iqbal kepada para wartawan di lokasi aksi, Senin (29/12/2025).
Di sisi lain, nuansa kekecewaan juga terasa. Said Iqbal mengungkapkan bahwa para buruh merasa kecewa karena tak bisa menyampaikan aspirasi langsung di depan Istana Merdeka. Baginya, istana bukanlah tempat yang sakral dan terlarang bagi rakyat.
tegasnya.
Artikel Terkait
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon
Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Polandia 3-2 dalam Drama Play-off