Menyambut malam pergantian tahun, Polres Serang sudah mulai bersiap. Mereka tak hanya siaga, tapi sudah memetakan titik-titik yang diprediksi bakal ramai oleh kerumunan orang. Kawasan Industri Modern Cikande, area sekitar Swiss-Belhotel, hingga Bendungan Pamarayan dan Pasar Tumpah di Taman Ciruas masuk dalam daftar pengawasan ketat.
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, mengonfirmasi hal ini pada Senin lalu. Menurutnya, antisipasi sudah dilakukan jauh hari.
"Kita sudah mengeluarkan imbauan. Surat edaran pun sudah disosialisasikan ke jajaran dan pemilik lokasi keramaian," ujar Condro.
Ia menegaskan, larangan utama adalah soal pesta kembang api dan petasan. Sosialisasi, kata dia, telah dilakukan secara berjenjang. Polres dan polsek jajaran telah berkomunikasi langsung dengan para penyelenggara acara.
"Sudah dilaksanakan monitoring, belum ada yang berjualan sampai saat ini," tambahnya soal peredaran barang-barang tersebut.
Sebenarnya, imbauan ini merupakan turunan dari instruksi Polda Banten. Sejak Jumat pekan lalu, Kapolda Irjen Hengki sudah menyuarakan hal serupa. Harapannya jelas: agar semua panitia mengerti dan mematuhi aturan.
"Harapan kita, semua panitia mengerti, dan sudah kita sampaikan melalui intelijen, Kapolres, Kapolsek, serta melalui pemerintah daerah. Kita sudah mengimbau supaya mereka tertib," kata Hengki.
Namun begitu, imbauan ini bukan tanpa konsekuensi. Pihak kepolisian menyatakan siap memberikan tindakan tegas bagi yang melanggar. Mereka tak segan akan menindak siapa pun yang nekat menggelar pesta kembang api atau memperjualbelikan petasan.
"Akan kita peringatkan jika mereka tidak tertib. Jika ada yang melanggar, kita akan tindak tegas," tegas Kapolda.
Hengki berharap kesadaran dari para panitia. "Ini kan suratnya berupa imbauan untuk tidak menggelar pesta kembang api. Mudah-mudahan tergerak hati para panitia," pungkasnya. Semuanya berharap malam tahun baru kali ini berlangsung aman dan tertib, tanpa insiden yang tak diinginkan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Pusat Gizi Polri di Palmerah
Harga Emas Antam Turun Rp43.000 per Gram pada Jumat, 13 Februari 2026
Presiden Prabowo Resmikan 1.179 Sentra Pangan dan Gizi Polri di Jakarta
Erdogan Desak Negara OKI Percepat Integrasi Transportasi untuk Dongkrak Ekonomi