Sepanjang tahun 2025, Polda Riau berhasil melumpuhkan tiga bandar narkoba dengan cara yang cukup telak: menyita aset mereka. Nilainya? Mencapai puluhan miliar rupiah, hasil dari tindak pidana pencucian uang yang mereka lakukan.
Strategi ini sengaja diambil. Menurut Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, tujuan utamanya adalah memotong urat nadi ekonomi para sindikat. Dengan cara ini, kekuatan mereka untuk mengendalikan peredaran narkoba bahkan dari balik jeruji bisa dipatahkan.
"Langkah ini adalah bentuk komitmen kami bahwa penanganan narkoba tidak cukup hanya dengan menangkap pelakunya, tetapi harus sampai pada akar ekonominya. Kita sasar harta kekayaan yang bersumber dari hasil kejahatan narkotika untuk memberikan efek jera yang maksimal," tegas Irjen Herry Heryawan, Senin (29/12/2025).
Ia menegaskan, pihaknya akan terus bertindak tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Bagi Herry, ini lebih dari sekadar tugas rutin; ini soal menyelamatkan generasi.
Artikel Terkait
Kapolda Sumsel Tegaskan Toleransi Kunci Utama Keamanan di Bumi Sriwijaya
Inflasi Maret 2026 Terkendali di Sasaran, BI Optimis Tren Berlanjut
Jumat Agung 2026 Diperingati 3 April, Berikut Link Twibbon untuk Ibadah Digital
Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Direncanakan Dipulangkan Akhir Pekan Ini