Rekayasa satu arah di Jalan Raya Puncak akhirnya dicabut. Setelah berlangsung sekitar enam setengah jam, arus lalu lintas di kawasan wisata Bogor itu kini sudah normal kembali alias dua arah.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, mengonfirmasi hal ini kepada awak media.
"Penormalan arus baru saja kami laksanakan," ujarnya, Minggu (28/12/2025).
Menurut Ardian, sistem one way menuju Jakarta itu mulai diberlakukan sejak pukul 11.30 siang. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Prediksi arus balik wisatawan setelah liburan akhir pekan terlihat cukup signifikan. Data okupansi hotel menjadi pertimbangan utama.
"Kemarin, Sabtu, tingkat hunian hotel sempat mencapai 74 persen. Hari ini turun drastis jadi 38 persen," jelas Ardian.
"Artinya, bisa dipastikan banyak kendaraan yang akan mulai turun menuju Jakarta. Makanya kami antisipasi dengan one way."
Nyatanya, prediksi itu akurat. Durasi rekayasa lalu lintas hari ini lebih panjang ketimbang hari-hari sebelumnya. Itu sebabnya, meski arus sudah dinormalisasi, personel gabungan masih tetap siaga di titik-titik rawan.
Mereka bertugas mengurai kemacetan sisa yang mungkin masih terjadi pasca-penutupan satu arah tadi.
"Anggota masih di posisi masing-masing untuk penguraian. Situasi hari ini memang lebih padat, sesuai prediksi puncak arus balik," tambah Ardian.
Dengan dibukanya kembali arus dua arah, diharapkan perjalanan dari kedua jurusan bisa berangsur lancar. Meski begitu, pengendara yang melintas disarankan tetap waspada dan sabar mengingat volume kendaraan yang masih relatif tinggi.
Artikel Terkait
Pemkot Semarang Siapkan Opsi Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Jangli
Saksi Ungkap Ammar Zoni Janjikan Upah Rp 100 Ribu untuk Antar Sabu di Rutan
Pengadilan Tolak Praperadilan Richard Lee, Proses Hukum Terkait Laporan Doktif Berlanjut
ESDM Jateng Ungkap Patahan Aktif Penyebab Pergerakan Tanah di Semarang