"Berarti turun 40 persen," kata Ardian.
"Maka kemungkinan besar kendaraan-kendaraan atau wisatawan pengunjung hotel tersebut akan turun ke arah Jakarta. Maka kami persiapkan rekayasa sistem satu arah, one way ke bawah," imbuhnya, merinci alasan di balik kebijakan itu.
Sebelum one way diterapkan, arus menuju Puncak sendiri ternyata sangat padat. Ardian menyebut, berdasarkan pantauan di Gerbang Tol Ciawi, sebanyak 16.500 kendaraan telah keluar menuju Puncak hingga pukul 11.00 pagi. Sementara itu, kendaraan yang masuk ke arah Jakarta baru sekitar 9.000 unit.
Angka itu, menurutnya, pasti akan terus bertambah seiring siang menjelang. Makanya, sistem satu arah dianggap sebagai solusi untuk memperlancar arus balik yang diprediksi membludak itu.
Artikel Terkait
Kolaborasi Swasta-Pemerintah Turunkan Angka Stunting di Maluku Utara
Mobil Program Makan Bergizi NTB Diduga Disalahgunakan untuk Jemput Penumpang dan Wisata
Rupiah Menguat ke Rp16.986 Didorong Meredanya Ketegangan AS-Iran
Pesawat Angkut Militer Rusia An-26 Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas