Puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru tahun depan kemungkinan bakal molor. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, memprediksi gelombang terpadat pemudik yang kembali ke Jakarta justru terjadi pada 4 Januari 2026, bukan tanggal 2 seperti yang biasa diperkirakan.
Pergeseran ini, kata dia, tak lepas dari kebijakan work from anywhere atau WFA yang diterapkan pemerintah. "Ketika ada kebijakan pemerintah tentang WFA, ini ada pergeseran," ujarnya.
"Ada pergeseran arus balik yang kita rencanakan tanggal 2 (Januari), kemungkinan bisa ke tanggal 4 (Januari)."
Pernyataan itu disampaikan Agus kepada awak media di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jumat lalu. Menurutnya, situasi ini harus diantisipasi dengan matang.
Maka dari itu, Korlantas akan melakukan penebalan personel di sejumlah titik rawan. Jumlah pemudik yang diproyeksikan kembali ke Ibu Kota mencapai 2,8 juta orang. Angka yang tidak sedikit.
"Jadi harus kita persiapkan betul," tegas Agus. "Tanggal 2 nanti akan kita lihat, tanggal 4 kita harus antisipasi karena proyeksi daripada arus balik ini kan 2,8 juta."
Artikel Terkait
Kominfo Apresiasi X dan Bigo Live Patuhi PP TUNAS, Batas Usia Dinaikkan
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Syawal 1447 H Bertepatan dengan Awal April 2026
Garena Bagikan 30 Kode Redeem Free Fire Gratis untuk 28 Maret 2026
LRT Sumsel Angkut Lebih dari 213 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran 2026