Rabu sore kemarin, suasana di Desa Cipayung Girang, Megamendung, Bogor, berubah mencekam. Hujan deras mengguyur, diiringi angin yang bertiup kencang. Tak lama setelahnya, terdengar suara gemuruh dari sebuah rumah warga. Atapnya ambruk.
Menurut keterangan M Adam Hamdani dari BPBD Kabupaten Bogor, kejadian itu berlangsung saat si pemilik rumah sedang berusaha menahan banjir kecil di dalam. "Saat cuaca sedang hujan deras dan angin cukup kencang, pemilik rumah sedang membersihkan lantai yang basah dikarenakan atap rumah yang bocor," ujarnya, Kamis (25/12/2025).
Lalu, dalam sekejap, bagian atap rumah tiga lantai itu runtuh. Material kayu dan seng menghujam ke bawah, menimpa penghuni yang ada di dalam. Korban pun mengalami luka di bagian kepala.
Warga sekitar yang mendengar suara keras itu langsung berhamburan. Mereka kemudian melaporkan musibah tersebut ke petugas BPBD. Tim pun segera diterjunkan ke lokasi untuk menangani keadaan.
Adam Hamdani menjelaskan kerusakan yang terjadi. "Satu rumah rusak sedang, kerusakan atap bangunan rumah tiga lantai ambruk meliputi ruang kamar mandi, dapur, dan kamar," sebutnya.
Pasca-kejadian, nuansa gotong royong langsung terlihat. Warga bahu-membahu membersihkan puing-puing atap yang berserakan. Sementara itu, korban luka sudah lebih dulu dilarikan untuk mendapatkan pertolongan.
"Korban luka pada bagian kepala dan sudah dibawa ke rumah sakit Ciawi untuk dilakukan penanganan," pungkas Hamdani menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Herdman Bawa Timnas Indonesia Kuasai Bola di Tiga Laga Perdana, Catat 70 Persen Lebih
Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Beras dan SPHP untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan
Asosiasi Petani hingga Industri Tolak Rencana Penyeragaman Kemasan Rokok, Dinilai Picu Pemalsuan dan Ancam Ekonomi
Jadwal Libur Semester Genap 2025/2026 Berbeda Tiap Daerah, Orang Tua Diimbau Isi Waktu dengan Aktivitas Produktif