Suasana ramai di lantai dua Alfamart Drive Thru Gading Serpong itu tiba-tiba disemarakkan oleh tawa riang. Tujuh belas anak, yang merupakan pasien kanker, sedang asyik menata rak display layaknya karyawan toko. Mereka tak sendirian; orang tua masing-masing setia mendampingi dari belakang, memberi semangat sambil ikut tersenyum melihat antusiasme buah hati mereka.
Tangan-tangan mungil itu bergerak lincah, mengambil aneka produk ringan. Ada yang bingung memilih, ada yang langsung gespat menatanya. Riuh rendah canda mengisi sudut gerai yang biasanya didominasi deretan rak itu. Kegembiraan itu nyata dan menular.
"Seru banget!"
Ujar seorang anak perempuan spontan, senyumnya mengembang lebar. Kalimat sederhana itu rasanya lebih berarti dari segudang penjelasan.
Menurut Rachel Lukman, Co-Founder Yayasan Urup Mulia Ananda (YUMA), momen seperti inilah yang ingin mereka ciptakan. "YUMA berfokus membantu mewujudkan harapan dan impian anak-anak pejuang kanker," katanya.
Kegiatan yang digagas YUMA dan menggandeng YKAI ini memang punya tujuan jelas: memberi ruang kebahagiaan. Bukan cuma sekadar bermain. Di balik keriangan itu, ada nilai edukasi. Anak-anak jadi paham, ternyata menata produk di rak agar mudah dijangkau pelanggan itu ada seninya sendiri. Mereka belajar dengan cara yang paling menyenangkan: langsung mempraktikkannya.
Artikel Terkait
Timnas Bulgaria Waspadai Kepulauan Solomon di Laga FIFA Series 2026
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di Laga Perdana FIFA Series Malam Ini
1.300 Personel Gabungan Amankan Dua Laga FIFA Series di GBK
Panglima TNI Ambil Alih Langsung Jabatan Kepala BAIS di Tengah Kasus Aktivis