Kasus pembunuhan anak politikus PKS, Maman Suherman, di Cilegon masih menyisakan teka-teki. Mayat korban ditemukan bersimbah darah di dalam rumah mewahnya di kawasan BBS 3. Saat ini, penyidik mengaku menghadapi kendala yang cukup serius.
Rupanya, sistem pengawasan di rumah itu tak berfungsi. CCTV-nya sudah mati sejak lama.
Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Yoga Tama, mengonfirmasi hal ini. Ia menjelaskan situasinya saat dikonfirmasi Rabu lalu.
Menurut penelusuran polisi, kamera-kamera itu sudah rusak jauh sebelum peristiwa nahas terjadi. Pengecekan fisik dan keterangan dari pemilik rumah sendiri menguatkan fakta tersebut. CCTV di berbagai sudut properti itu sudah tidak beroperasi.
Artikel Terkait
Teknologi Hybrid Chery Klaim Bisa Hemat Biaya Bahan Bakar hingga 50%
Trump Klaim Negosiasi AS-Iran Melalui Pakistan Berjalan Sangat Baik
Ganjil-Genap Kembali Berlaku di Jakarta Usai Libur Lebaran
Arus Balik Liburan Picu Kemacetan Parah di Sejumlah Ruas Tol Jakarta