“Kita akan dukung program pemerintah untuk menambah populasi sapi perah. Lalu, advokasi untuk menghambat susu bubuk skim impor juga akan kita perkuat,” jelasnya.
Namun begitu, tantangannya nyata. Perusahaan swasta sudah lebih dulu menguasai pasar. Ferry tak memungkiri hal itu. Justru, dia mendorong koperasi untuk berani bersaing, bahkan sampai ke level memproduksi susu bubuk sendiri. Baginya, ini soal kemandirian dan keadilan.
“Kita jangan mau kalah bersaing dengan yang punya swasta. Agar dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tutupnya.
Pesan itu jelas. Masa depan peternakan sapi perah lokal, kata Ferry, ada di tangan koperasi yang berani berinovasi dan mandiri.
Artikel Terkait
Pengamat: Pembatasan Media Sosial untuk Anak Bisa Tingkatkan Kualitas Pendidikan
YeePay Luncurkan Solusi Pembayaran Global untuk Jawab Geliat Pariwisata Tiongkok di ITB Berlin
Pelatih PSBS Biak Buka Suara Soal Tunggakan Gaji Pemain yang Telah Dua Bulan
Iran Serang Pangkalan AS di Arab Saudi, Belasan Tentara AS Terluka