Kapolri Ingatkan Sopir Bus Soal Keselamatan Penumpang Saat Nataru
Jakarta - Di tengah riuh Terminal Terpadu Pulo Gebang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan khusus. Pesannya ditujukan buat para pengemudi bus yang akan mengarungi masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Intinya satu: keselamatan penumpang adalah hal utama. Titik.
“Saya ingatkan kepada para pengemudi khususnya, agar tidak memaksakan diri pada saat membawa penumpang. Dan kecepatannya tolong dijaga sesuai dengan aturan yang ada,” tegas Sigit, Selasa (23/12/2025) lalu.
Pesan itu ia sampaikan usai meninjau kesiapan pengamanan Nataru di terminal yang terletak di Jakarta Timur itu. Turut mendampingi, Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo.
Menurut Sigit, kondisi fisik pengemudi adalah kunci. Ia meminta para sopir jangan sok heroik. Kalau sudah lelah, jangan dipaksakan. “Jadi jangan paksakan apabila memang kondisi kesehatan tidak memungkinkan,” ucapnya lagi.
Nah, perintahnya tak cuma untuk sopir. Perusahaan otobus (PO) juga dapat instruksi tegas. Untuk perjalanan jarak jauh, wajib disiapkan pengemudi cadangan. Tujuannya jelas, supaya bisa bergantian dan tetap fokus di belakang kemudi.
“Disiapkan juga pengemudi pengganti, sehingga pada saat lelah bisa saling bergantian. Dan yang paling utama, jaga keselamatan penumpang,” tegas Kapolri.
Peringatan ini tentu punya alasan kuat. Terminal Pulo Gebang bukan terminal sembarangan. Ini salah satu titik pemberangkatan terbesar di tanah air, dengan trayek yang menjangkau hingga Bali dan NTB. Data dari Dishub DKI menyebutkan, ada 1.075 bus yang disiagakan untuk melayani 59 trayek selama periode liburan ini. Bayangkan saja lalu lintasnya.
Di sisi lain, Sigit juga memastikan kesiapan fisik pengemudi lewat peninjauan langsung. Ia mendatangi posko kesehatan dan pemeriksaan urine. Ia ingin memastikan tak ada sopir yang terlibat narkoba atau minuman keras. Soalnya, ini urusan nyawa di jalan raya.
“Secara umum kita lihat SOP-nya sudah dilaksanakan dengan baik, termasuk pengecekan urine dan pelayanan kesehatan,” tambahnya.
Dalam kunjungan kerja itu, Kapolri tampak didampingi sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri. Harapannya sih sederhana: dengan persiapan matang dan kedisiplinan tinggi, angka kecelakaan selama libur akhir tahun bisa ditekan. Masyarakat pun bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang, sampai di tujuan dengan selamat.
Artikel Terkait
Dua Laga Krusial Wajib Dimenangkan Borneo dan Persebaya di BRI Super League
Israel Serang Gedung di Gaza, Klaim Fasilitas Militer Hamas
Prabowo Apresiasi MUI sebagai Pilar Stabilitas dan Kerukunan Bangsa
Taksi Listrik Tabrak Separator Busway di Ragunan, Diduga Sopir Mengantuk