Di tengah riuh lalu lintas mudik, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri terlihat memantau arus kendaraan dari Pospam Simpang Susun Cikunir, tepatnya di kilometer 10 Tol Cikunir. Lokasi ini jadi titik krusial, gerbang keluar-masuk kendaraan dari ibukota. Menurutnya, seluruh personel sudah digelar di pos-pos pengamanan dan pelayanan yang jadi sasaran operasi Nataru tahun ini.
“Data tiga hari terakhir terdapat 477.321 kendaraan telah meninggalkan Jakarta,” ujar Irjen Asep, Senin (22/12/2025).
Pemantauan ini bukan sekadar rutinitas. Ia bilang, ini dilaksanakan buat memastikan kesiapsiagaan personel dan mengantisipasi lonjakan mobilitas warga selama libur Natal dan Tahun Baru. Sebelumnya, rangkaian pengecekan sudah dilakukan mulai dari Stasiun Gambir, lalu ke Gereja Katedral dan Imanuel.
Untuk Operasi Lilin Jaya 2025, Polda Metro Jaya mengerahkan total 5.044 personel. Mereka tersebar di seluruh wilayah hukumnya. Rinciannya, 4.217 dari Polri, 394 personel Kodam Jaya, dan 433 dari Pemprov DKI. Tak cuma itu, elemen Potensi Masyarakat (Potmas) juga dilibatkan untuk bantu pengamanan perayaan.
Fokus pengamanan memang ditebalkan di gereja-gereja. Selain gereja prioritas, penebalan serupa dilakukan di 14 gereja yang tersebar di Jakarta Pusat, Barat, Timur, hingga Bekasi.
“Adapun pengamanan juga kami lakukan di tempat ibadah gereja dan melakukan penebalan pengamanan di gereja dengan prioritas tinggi,” imbuh Asep.
Kolaborasi dengan TNI, Dishub, ormas, potmas, dan Saka Bhayangkara pun dijalin. Cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi juga jadi perhatian khusus. Untuk itu, Polda menyiapkan skema siaga bencana.
“Kemudian dalam menghadapi cuaca seminggu ke depan, Polda Metro Jaya turut melaksanakan Siaga Bencana dengan menyiapkan 196 Personel dan sejumlah alsus serta kendaraan SAR yang akan diterjunkan di beberapa titik agar dapat merespon cepat,” jelasnya.
Usai dari Cikunir, rombongan Kapolda melanjutkan pengecekan ke sejumlah titik vital lain: Bandara Soekarno-Hatta, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Pulo Gadung. Tujuannya satu, memastikan keamanan arus mudik Nataru benar-benar terjaga.
Sementara itu, Kombes Budi Hermanto menerangkan bahwa peninjauan pimpinan ini intinya memastikan semua pos berfungsi maksimal, terutama di pusat keramaian dan transportasi umum.
“Kami memastikan pelayanan berjalan 24 jam, mulai dari pengamanan, bantuan informasi, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat,” kata Budi.
Ia juga mengimbau masyarakat. Jangan ragu untuk menghubungi call center Polri di 110 jika butuh bantuan atau menemukan hal yang mencurigakan selama periode liburan ini. Layanan itu siap siaga, kapan pun.
Artikel Terkait
Terdakwa Korupsi Chromebook Ungkap Ketakutan pada Stafsus Nadiem di Sidang
Taruna Akpol Bantu Korban Bencana Aceh Tamiang Siapkan Ramadan
Pengadilan Jaksel Tolak Seluruh Gugatan Ali Wongso Terhadap SOKSI Pimpinan Misbakhun
Indonesia Resmi Tandatangani Piagam Dewan Perdamaian untuk Gaza, Kontribusi Dana US$1 Miliar Bukan Kewajiban