"Kami beserta tim SAR gabungan dari Polri, Jasa Marga, PMI dan lainnya berhasil mengevakuasi seluruh korban dari bus yang mengalami kecelakaan. Ada 15 penumpang yang meninggal dunia dan 19 lainnya luka-luka," kata Budiono.
Menurut sejumlah saksi, bus itu melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya diduga hilang kendali. Bus menabrak pembatas jalan hingga terguling. Namun begitu, penyebab pastinya masih harus ditelusuri lebih lanjut.
Pekerjaan evakuasi baru benar-benar rampung sekitar pukul empat pagi. Semua korban kemudian segera dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan, seperti RSUP dr. Kariadi, RS Columbia Asia, dan RSUD dr. Adhyatma MPH.
Budiono juga tak lupa menyampaikan pesan kepada para pengendara.
"Dan kami imbau untuk pengguna jalan agar lebih berhati-hati lagi dalam berkendara. Istirahat bila lelah dan jaga jarak aman dari kendaraan lainnya," imbaunya.
Sebagai penutup, ia mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak yang terlibat. Evakuasi yang penuh tantangan itu akhirnya bisa diselesaikan.
Artikel Terkait
Brigadir Polda Metro Jaya Meninggal Diduga Akibat Kelelahan Usai Tugas Mudik
Menhub Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24, 28, dan 29 Maret 2026
Prabowo Unggah Momen Keluarga Intim di Ulang Tahun Putra Semata Wayang
Empat Pelajar Nyaris Tewas Terseret Arus di Pantai Parangtritis, Polres Bantul Beri Imbauan Keras