Di sisi lain, nasib kedua nelayan itu akhirnya diketahui pada hari Minggu. Jenazah mereka ditemukan terdampar di pantai-pantai sekitar distrik Viana do Castelo.
Setelah ditemukan, kedua jenazah langsung dibawa ke kantor forensik medis untuk proses identifikasi lebih lanjut. Pihak berwenang juga menyebut bahwa psikolog kepolisian telah disiapkan untuk mendampingi keluarga korban di saat-saat sulit ini.
Fenomena nelayan Indonesia bekerja di Portugal sebenarnya bukan hal baru. Banyak dari mereka yang tertarik karena permintaan tenaga kerja di sektor perikanan setempat cukup tinggi. Gajinya pun seringkali lebih menjanjikan dibandingkan kalau bekerja di tanah air. Sayangnya, di balik harapan untuk mencari nafkah yang lebih baik, tersimpan risiko yang kadang harus dibayar mahal.
Artikel Terkait
Menteri Riefky Sebut Ekonomi Kreatif sebagai Tambang Baru Penggerak Ekonomi
Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh Khas Pesisir untuk Pemudik Indramayu
Mulai Berlaku, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Buka Media Sosial
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama dan Stabilitas dengan Pejabat Kuasa Usaha AS