Ribuan Jamaah Padati Mbah Priok dalam Malam Dzikir dan Salawat

- Minggu, 21 Desember 2025 | 22:50 WIB
Ribuan Jamaah Padati Mbah Priok dalam Malam Dzikir dan Salawat

Suasana di Makam Mbah Priok, Jakarta Utara, Sabtu malam (20/12) kemarin, tampak berbeda. Ribuan jamaah memadati area tersebut untuk mengikuti acara 'Jakarta Utara Berdzikir dan Bersalawat'. Acara yang digelar oleh Majelis Nurul Musthofa dan Gubah Al Haddad Mbah Priok ini berlangsung khidmat, mulai pukul lima sore hingga lewat tengah malam.

Panitia punya alasan untuk merasa lega. Semua berjalan lancar dan tertib. Ketua panitia, Habib Rizal Habsy, secara khusus menyoroti peran aparat keamanan dalam kesuksesan acara itu.

“Terima kasih atas pelayanan dan pengamanan yang dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Rizal dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/12).

Rasa terima kasihnya ditujukan untuk kerja polisi yang menurutnya komprehensif, mulai dari sebelum acara, selama berlangsung, hingga semuanya usai. “Di mana acara berjalan lancar, tertib dan aman,” tambahnya.

Di sisi lain, upaya pengamanan memang tak main-main. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Martuasah Hermindo Tobing, turun langsung memimpin operasi. Ia mengerahkan tidak kurang dari 170 personel polisi. Mereka bergabung dengan 30 anggota Kodim setempat dan 7 personel Satpol PP, membentuk barisan pengaman yang solid sepanjang acara.

“Kami berterima kasih kepada panitia,” balas Martuasah, mewakili seluruh aparat gabungan.

Ia menilai kerjasama dengan panitia sangat baik dan ikut menentukan kelancaran. Menurutnya, acara semacam ini bukan sekadar ritual keagamaan biasa.

“Membawa berkah bagi kedamaian bangsa,” ucapnya, yakin bahwa kegiatan itu juga mempertebal keimanan jamaahnya.

Rangkaian acaranya sendiri padat. Setelah pembacaan Yasin dan Tawasul, dilanjutkan dengan asmaul husna dan salawat. Ada juga tausiyah yang mengisi malam. Menariknya, sebelum semua itu, lantunan Indonesia Raya berkumandang sebagai pembuka, menegaskan semangat nasionalisme di antara ritual keagamaan.

Kehadiran sejumlah habib dan ulama ternama turut menyemarakkan. Di antaranya, Habib Ali Zaenal Alaydrus, Habib Ali Uraidiy bin Sayyidil Walid Al Habib Hasan Assegaf, hingga Habib Abdullah Al Athas dan Habib Bagir Alaydrus. Bahkan, ada pula ulama yang datang dari jauh, Assayid Syeikh Amar Jailani dari Gaza, Palestina, yang kehadirannya menambah kekhusyukan acara.

Komentar