Jadi, nanti pengunjung bakal disuguhkan teknologi visual dan audio yang mutakhir. Teknologi itu akan bercerita, mengisahkan sejarah, budaya, dan segala perkembangan yang telah dilalui Ibu Kota. Harapannya jelas: liburan jadi lebih berisi, tidak sekadar jalan-jalan biasa.
Di sisi lain, Jakarta bukan cuma sekadar kota metropolitan. Ia adalah rumah bagi beragam suku dan orang dari berbagai penjuru. Lewat event ini, masyarakat bisa dapat wawasan lebih luas soal transformasi kota yang begitu dinamis ini.
"Program ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan dan transformasi Jakarta melalui pendekatan imersif," pungkas Triatin.
Singkatnya, ini adalah undangan untuk merasakan Jakarta dengan cara yang baru. Sebuah perjalanan waktu yang dirancang untuk memukau dan memberi makna.
Artikel Terkait
Polres Metro Bekasi Gelar Pengecekan di 28 Objek Wisata Jelang Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran
Iran Bantah Klaim Trump Soal Dialog, Sebut Upaya Manipulasi Pasar Minyak
ASDP Siapkan Kapal Khusus Motor Jika Arus Balik di Bakauheni Padat