Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyentuh soal paradoks yang dihadapi Indonesia. Negara ini kaya, sangat kaya. Tapi, pengelolaannya kerap bermasalah. Ia mengakui ada saatnya bangsa ini harus introspeksi.
"Negara kita kaya tapi kita kadang-kadang harus koreksi diri. Kadang kita kurang pandai mengelola kekayaan kita," ucap Prabowo.
Ke depan, ia berjanji akan membenahi hal itu. Caranya? Dengan menegakkan hukum dan memastikan pemerintahan yang bersih. "Sekarang harus kita kelola dengan baik. Kita harus tegakkan hukum, tegakkan peraturan. Negara harus hadir tapi negara harus bersih. Pemerintah harus bersih, pemerintah tidak bisa mengizinkan institusinya korup," paparnya tegas.
Komitmen membersihkan aparat yang bermasalah pun ditegaskan. Menurutnya, ini kunci agar kekayaan negara benar-benar bisa dinikmati rakyat kecil.
"Saya bertekad berusaha untuk membersihkan aparat. Karena aparat adalah yang akan meneruskan dan memberi pelayanan kepada rakyat," jelas Prabowo.
"Kalau yang memberi pelayanan tidak baik dan tidak jujur, saya kira kekayaan terus akan tidak sampai ke rakyat."
Artikel Terkait
Kim Jong Un Tegaskan Status Nuklir Korea Utara Harga Mati, Sebut Korsel Musuh Utama
Apple Umumkan WWDC 2026 Digelar 8-12 Juni, iOS 27 dan OS Lainnya Diprediksi Meluncur
Jalan Nirmala Berefek, Desa Malasari di Bogor Ramai Pengunjung Saat Lebaran
Pendiri OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker