Terdengar Teriakan
Yang membuat hati miris, sejumlah warga sempat mendengar teriakan dari dalam rumah yang sudah dilalap si jago merah. Dengan sigap, warga bersama petugas berusaha membongkar pintu belakang menggunakan linggis. Sayangnya, api sudah terlalu besar, menghalangi upaya penyelamatan.
"Salah satu petugas Damkar sempat pingsan dan diselamatkan dengan memberikan oksigen," jelas Kapolsek.
Setelah itu, upaya difokuskan untuk mencari informasi tentang lima penghuni rumah. Namun, mereka sama sekali tidak terlihat di sekitar TKP dan tak bisa dihubungi. Kekhawatiran pun kian menjadi.
Api akhirnya berhasil dipadamkan pukul 23.00 WIB malam itu, dengan melibatkan sepuluh unit mobil pemadam. Tapi pekerjaan belum selesai. Sampai pukul enam pagi, tim masih melakukan pendinginan karena kepulan asap hitam masih terus mengepul.
Proses pemadaman yang cukup lama ini, menurut penjelasan, disebabkan oleh banyaknya bahan plastik di dalam bangunan. Material seperti itu terkenal sulit didinginkan. Dan seperti sudah diduga, kelima jenazah korban baru ditemukan pada pukul tiga pagi, setelah kondisi sedikit memungkinkan.
Artikel Terkait
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Jakarta, Arus Naik Padat
Ragunan Dibanjiri 60 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran, Pengelola Siapkan 27 Titik Parkir
Ribuan Pengunjung Padati Ragunan, Pengelola Tambah Titik Parkir Jadi 27
Ribuan Pengunjung Serbu Ragunan di H+2 Lebaran, Angka Diprediksi Tembus 100 Ribu