Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, punya langkah baru. Ia baru saja menerbitkan surat edaran yang ditujukan ke seluruh kepala daerah. Isinya? Mengajak para ayah untuk turun tangan langsung mengambil rapor anak mereka di sekolah.
Latar belakangnya cukup memprihatinkan. Menurut Wihaji, data menunjukkan hampir seperempat anak Indonesia sekitar 25% tumbuh tanpa kehadiran figur ayah atau yang sering disebut fatherless. Situasi inilah yang mendorong kementeriannya bertindak.
Harapannya jelas. Dengan hadir mengambil rapor, seorang ayah bisa lebih paham perkembangan studi anaknya. Di sisi lain, momen itu juga jadi kesempatan berharga bagi si anak. Mereka pasti senang melihat ayahnya datang, menunjukkan perhatian di hal-hal yang bagi mereka penting.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Pramono Anung dan Wapres Maruf Amin Pimpin Salat Id di Balai Kota
Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Dimulai 24 Maret
Jokowi Salat Idulfitri di Masjid Agung Al-Bina GBK, Lanjutkan Lebaran di Jakarta
Trump Tegaskan Tak Ada Gencatan Senjata dengan Iran, Klaim AS Sudah Menang