Sebuah peristiwa tragis menghentak sebuah rumah di perumahan BBS 3, Cilegon. Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, bersimbah darah akibat luka tusukan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
Kronologi kejadiannya bermula sekitar pukul dua siang lebih. Sang ayah, yang kami sebut sebagai HM, tiba-tiba mendapat telepon mendesak dari anak keduanya. Suara di telepon itu meminta pertolongan. Tanpa pikir panjang, HM langsung meninggalkan tempat kerjanya di Ciwandan dan bergegas pulang.
Namun begitu sampai di rumah, pemandangan mengerikan sudah menunggu. Pintu terbuka, dan di dalamnya sang anak terbaring tengkurap. Darah di mana-mana. Luka serius yang dideritanya jelas akibat benda tajam. Dengan panik, korban langsung diangkut menggunakan kendaraan pribadi menuju Rumah Sakit Bethsaida.
Kapolsek Cilegon, Kompol Firman Hamid, membenarkan kabar duka itu.
"Setibanya di rumah dan membuka pintu, ayah korban mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius disertai pendarahan hebat. Korban kemudian segera dibawa ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi bersama saksi," jelas Firman, Selasa (16/12/2025).
Sayangnya, usaha itu sia-sia. Tim medis di Bethsaida hanya bisa memastikan korban telah meninggal dunia. Pemeriksaan awal menunjukkan penyebabnya adalah tusukan benda tajam. Polisi baru mendapat laporan sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung bergerak ke rumah sakit untuk mengecek.
Artikel Terkait
Kemhan dan TNI Siapkan Efisiensi BBM untuk Antisipasi Gejolak Global
EMAS Ajukan Dual Listing ke Bursa Hong Kong Usai IPO di BEI
Pembantaian Glen Coe 1692: Politik Balas Dendam di Balik Janji Kesetiaan Raja
Dua Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Damkar di Bandara LaGuardia