Belasan Warga Padangsambian Alami Gatal hingga ISPA Pascabanjir

- Selasa, 16 Desember 2025 | 16:10 WIB
Belasan Warga Padangsambian Alami Gatal hingga ISPA Pascabanjir

Banjir yang menerjang kawasan Padangsambian, Denpasar, Minggu lalu ternyata menyisakan persoalan kesehatan. Dinas Kesehatan setempat mencatat, dari sekitar 20 warga yang sempat terjebak, belasan di antaranya kini mulai mengeluhkan gangguan kesehatan pascabanjir.

Angkanya cukup konkret: enam orang melaporkan gatal-gatal, lima lainnya mengalami gejala infeksi saluran pernapasan atau ISPA, dan satu warga menderita diare. Total, ada 12 orang yang terdampak.

Data ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Denpasar, Anak Agung Ayu Agung Candrawati, berdasarkan laporan yang masuk setelah kejadian.

"Kita perlu waspada untuk penyakit pascabanjir, diare, ISPA, DBD, leptospirosis, juga penyakit kulit," tegas Candrawati.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sistem pelaporan cepat untuk mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB).

Menurutnya, temuan kasus ini sekaligus mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang kerap melanda di akhir tahun. Untuk itu, sejumlah langkah telah dijalankan. Mereka mengerahkan Tim Reaksi Cepat dari puskesmas, lengkap dengan jejaring rujukan rumah sakit dan ambulans siaga. Tak ketinggalan, tim kesehatan lapangan dan surveilans juga dikerahkan untuk memantau perkembangan di lokasi.

Di sisi lain, upaya tak hanya fokus pada penanganan medis. Dinkes Denpasar juga memperkuat aspek kesehatan lingkungan. Mereka menyiapkan tim khusus untuk memeriksa sanitasi dan ketersediaan air bersih di lokasi terdampak.

Logistik pun tak luput dari perhatian. Stok obat-obatan dan alat kesehatan telah disiapkan. Yang tak kalah penting adalah edukasi kepada warga. Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) digencarkan, khususnya untuk mencegah penyakit-penyakit yang biasa muncul pascabanjir.

Semua langkah ini diharapkan bisa menekan angka korban dan mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut. Situasinya memang perlu diwaspadai, tapi upaya antisipasi yang sistematis setidaknya bisa memberi sedikit ketenangan bagi warga yang baru saja dilanda musibah.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler