Mengenai kondisi korban dengan patah tulang wajah itu, Dadan memastikan penanganan yang komprehensif. Tim dokter yang menanganinya pun terdiri dari berbagai spesialisasi penting.
"Dan ditangani oleh 3 orang dokter spesialis dari dokter spesialis anak, bedah saraf, dan termasuk juga bedah plastik," ujarnya.
Kalau kita lihat ke belakang, situasi di hari kejadian sungguh berbeda. Insiden di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara itu sempat membuat panik. Korban berjatuhan.
"Ada 22 korban yang alami cedera di hari yang sama," jelas Dadan.
Namun begitu, setelah enam jam observasi, sebagian besar korban mulai menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak sepuluh siswa bahkan sudah bisa dipulangkan pada hari itu juga. Sementara itu, delapan siswa dan seorang guru sempat dirawat di RS Koja, ditambah tiga siswa lainnya di RS Cilincing. Kini, seperti disampaikan Dadan, tinggal lima yang tersisa.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka