Polda Banten tak main-main dalam mengantisipasi bencana. Lewat Direktorat Samapta, mereka kini menempatkan tim siaga SAR di dua titik rawan: Mapolsek Labuan di Pandeglang dan Mapolsek Cipanas, Lebak. Langkah ini diambil mengingat kedua wilayah tersebut punya catatan kerawanan yang perlu diwaspadai.
Menurut Kombes Kukuh Priyo Taruno, Dirsamapta Polda Banten, kesiapan personel dan peralatan jadi prioritas. Total ada sepuluh personel yang disiagakan lima di Polres Pandeglang dan lima lagi di Polres Lebak. Mereka siap digerakkan kapan pun.
"Kegiatan siaga SAR ini bertujuan untuk memastikan personel dan perlengkapan SAR Ditsamapta Polda Banten selalu siap digunakan apabila terjadi bencana alam," jelas Kukuh, Senin (15/12/2025).
"Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi," tambahnya.
Sebelumnya, apel kesiapsiagaan digelar. Pengecekan dilakukan menyeluruh, tak cuma pada personel, tapi juga seluruh peralatan. Mulai dari alat evakuasi, perlengkapan keselamatan, alat komunikasi, hingga kendaraan operasional semua diperiksa satu per satu.
Harapannya jelas. Dengan persiapan optimal, respons awal saat bencana terjadi bisa lebih efektif. "Ini untuk mendukung upaya penyelamatan masyarakat yang terdampak," ucap Kombes Kukuh.
Dia menegaskan, seluruh personel kini dalam kondisi siap siaga penuh. Mereka tinggal menunggu komando.
"Personel dan peralatan Ditsamapta Polda Banten saat ini dalam kondisi siaga penuh," imbuhnya.
Siap digerakkan kapan saja, khususnya untuk membantu penanganan bencana di wilayah hukum Polda Banten.
Artikel Terkait
Dokter di NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi Usai Diintimidasi Anggota DPRD
Chef Hideki Masak 250 Porsi Nasi Goreng di CFD, Meriahkan Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026
Prabowo Hadiri Dua Kali Sarasehan Rektor dan Guru Besar, Ini Alasannya
Polres Bogor Tutup Bhayangkara Fest dengan Layanan Paspor Keliling dan Nobar Piala Dunia