Kedua bangunan yang hancur itu dihuni oleh delapan keluarga. Sayangnya, jumlah pasti orang yang ada di dalam saat kejadian masih simpang siur. Lokasinya ada di lingkungan al-Mustaqbal.
Begitu kabar burung ini tersiar, responnya cepat. Petugas keamanan, dinas terkait, dan tim perlindungan sipil langsung berhamburan ke lokasi. Operasi pencarian dan penyelamatan segera dimulai, berharap menemukan yang selamat di bawah puing.
Selain 19 nyawa yang melayang, insiden tragis ini juga menyebabkan 16 orang menderita luka-luka. Situasinya benar-benar kacau.
Artikel Terkait
Pemilik Dua Perusahaan Dituntut atas Dugaan Korupsi Rp 1,8 Triliun di LPEI
Dude Herlino Bisa Dipanggil Penyidik Terkait Dugaan Penipuan DSI
Kerangka Hangus di Lombok Barat: Botol Bahan Bakar dan Tali Nilon Jadi Kunci Misteri
Wali Kota Serang Laporkan Media, Dewan Pers Jadi Bahan Perdebatan