Menurutnya, partisipasi warga sangat krusial. Bantuan untuk korban bencana di Sumatera itu masih akan dibutuhkan hingga berbulan-bulan ke depan. Kondisi di lapangan memang masih memprihatinkan.
"Mudah-mudahan semua bisa terealisasi kalau semua warga Jakarta dan kader membantu dengan ikhlas. Berapapun nilainya, Insyaallah akan bermanfaat untuk saudara-saudara kita di sana," tegas Yudha.
Nah, soal transparansi, Yudha menjamin donasi akan dilaporkan secara langsung dan real-time saat acara berlangsung. Rencananya, setiap 10 menit, MC akan mengumumkan update jumlah dana yang masuk. Begitu seterusnya hingga acara selesai, sehingga total akhirnya diketahui semua pihak.
Mekanismenya pun dibuat semudah mungkin. Anggota dewan dan masyarakat bisa menyumbang via QRIS yang akan ditampilkan selama acara. Untuk penyalurannya, DPRD DKI akan berkolaborasi dengan BPBD Jakarta agar bantuan tepat sasaran dan tidak terlambat.
Di sisi lain, Yudha berharap BK Award 2025 ini punya dua manfaat sekaligus. Selain tentu saja mengapresiasi kinerja anggota dewan, momen ini diharapkan bisa menyalakan kembali api solidaritas di tengah situasi sulit yang dialami saudara-saudara kita. Sebuah langkah nyata di luar rutinitas politik.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran Dominan ke Timur, Jasa Marga Catat 1,1 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek
Pemerintah Salurkan Rp72,75 Miliar untuk Tradisi Meugang Korban Banjir Aceh
Asing Borong Saham Emas dan Batu Bara Meski IHSG Tertekan
Ahli Ingatkan Pentingnya Persiapan Fisik untuk Mudik Lebaran 2026