Dia menjelaskan, total ada 53 rumah yang kebanjiran. Namun begitu, situasi ini tak berlangsung lama. Hanya dalam hitungan jam, air mulai menyurut.
"Tapi cepat, langsung surut lagi ini," terangnya. "Mulai pukul delapan atau sembilan, airnya sudah ngalir ke bawah. Surut ko."
Bagi warga di sini, kejadian seperti ini seolah sudah jadi langganan tahunan. Mereka terbiasa. Sanusi sendiri mengaku, warga sudah paham dan menerima kondisi ini, meski tentu saja merepotkan.
"Sudah terbiasa warga setiap tahunnya," imbuhnya. Jadi ketika banjir datang lagi, respon mereka lebih pada kesigapan, bukan lagi kepanikan.
Artikel Terkait
Ditjen Pajak: Baru 55,7% Wajib Pajak yang Lapor SPT Tahunan Jelang Libur Panjang
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Bundaran HI untuk Acara Eid Mubarak Jakarta
Bek Persib Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia
Gelombang Pemudik Motor Padati Pelabuhan Ciwandan Cilegon di H-3 Lebaran