"Jangan koalisi in out," tegasnya. "Jangan koalisi di sana senang di sini senang di mana-mana hatiku senang."
Nada suaranya terdengar serius. Bahlil menekankan pentingnya komitmen bersama, sebuah prinsip yang kokoh untuk membangun kerangka koalisi yang tepat. Baginya, semuanya harus dijalani bersama, dalam suka dan duka.
"Kalau menderita, menderita bareng-bareng. Kalau senang, senang bareng-bareng," lanjut Bahlil.
"Dan ini dibutuhkan gantleman, dibutuhkan gantleman yang kuat."
Usulannya itu menggema di ruangan, langsung disambut tepuk tangan riuh para kader. Tentu saja, semua mata kemudian tertuju pada reaksi sang Presiden yang hadir sebagai tamu kehormatan. Momen itu jelas bukan sekadar sambutan biasa, melainkan sebuah pernyataan politik yang dituangkan di forum terbuka.
Artikel Terkait
Pohon Tumbang Tewaskan Pengendara Motor di Jagakarsa Akibat Hujan Deras
Polisi Gagalkan Peredaran 9 Ton Daging Beku Kedaluwarsa Jelang Lebaran di Tangerang
Iran Klaim Serang Pangkalan AS dan Israel dengan Rudal Terbaru dalam Operasi Janji Sejati 4
BMKG Waspadakan Potensi Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar Hari Ini