Rapat kabinet Gedung Putih Selasa lalu (2/12) menyisikan momen yang cukup mencengangkan. Presiden Donald Trump, yang sempat terlihat tertidur, tiba-tiba meledak. Amarahnya tertuju pada satu isu: imigran.
Menurut sejumlah saksi yang hadir, Trump ngomel-ngomel soal para imigran Somalia. Intinya jelas: dia merasa mereka seharusnya tak diterima di Amerika Serikat. Suasana rapat yang mungkin awalnya biasa saja, langsung berubah tegang.
"Di Somalia, mereka tidak punya apa-apa, mereka hanya berkeliaran saling membunuh,"
begitu kata Trump, seperti dilaporkan AFP.
Ucapannya terdengar lebih pedas lagi setelahnya. Dia dengan tegas menyatakan AS tak membutuhkan warga Somalia. Alasan yang dia kemukakan terkesan menyamaratakan dan keras.
Artikel Terkait
Jokowi Siap Turun ke Kecamatan Demi Kemenangan PSI di 2029
Gus Yahya: Harlah Satu Abad NU adalah Penegasan Komitmen pada Cita-Cita Bangsa
Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Tuduh Langgar Kedaulatan
Pratikno Bantah Isu Mundur, Reshuffle Kabinet Disebut Cuma Gosip