Rapat kabinet Gedung Putih Selasa lalu (2/12) menyisikan momen yang cukup mencengangkan. Presiden Donald Trump, yang sempat terlihat tertidur, tiba-tiba meledak. Amarahnya tertuju pada satu isu: imigran.
Menurut sejumlah saksi yang hadir, Trump ngomel-ngomel soal para imigran Somalia. Intinya jelas: dia merasa mereka seharusnya tak diterima di Amerika Serikat. Suasana rapat yang mungkin awalnya biasa saja, langsung berubah tegang.
"Di Somalia, mereka tidak punya apa-apa, mereka hanya berkeliaran saling membunuh,"
begitu kata Trump, seperti dilaporkan AFP.
Ucapannya terdengar lebih pedas lagi setelahnya. Dia dengan tegas menyatakan AS tak membutuhkan warga Somalia. Alasan yang dia kemukakan terkesan menyamaratakan dan keras.
Artikel Terkait
Kapolri Lepas 4.009 Pemudik Gratis, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Perjalanan
Transaksi Digital Indonesia Tembus 4,67 Miliar, QRIS Melonjak 133%
Malam Takbiran 2026 Diperkirakan 19 Maret, Aturan Khusus Berlaku di Bali
Bus Tabrak Pikap Mogok di Tol Pejagan-Pemalang, Satu Tewas