Namun begitu, harapan terbesar tentu saja agar semua persiapan ini tidak perlu sampai digunakan secara maksimal. Gubernur Kalsel, Muhidin, menyuarakan hal yang sama. Ia mengaku pihaknya sudah sangat siap, tapi tetap berdoa untuk yang terbaik.
"Kita sudah sangat siap kalau terjadi bencana, tetapi kita berdoa semoga Kalsel tidak terjadi apa-apa," harapnya.
Langkah antisipasi nyata tetap dijalankan. Pemerintah Provinsi, misalnya, sudah mengimbau seluruh kabupaten dan kota untuk bergerak cepat. Fokusnya pada hal yang sering dianggap sepele: membersihkan saluran air.
"Itu kita berikan imbauan kepada kabupaten/kota membersihkan saluran air, karena salah satu penyebab banjir adalah irigasi yang tersumbat," pungkas Gubernur.
Jadi, meski berharap cuaca bersahabat, semua pihak memilih untuk tidak lengah. Persiapan dianggap sebagai sebuah keharusan, mengingat pengalaman pahit di masa lalu. Kini, tinggal menunggu bagaimana alam bersikap.
Artikel Terkait
Tim SAR Bersiap Hadang Cuaca untuk Evakuasi Korban dan Serpihan Pesawat di Gunung Bulusaraung
Proyek Lomba Santri Picu Kebakaran Gudang Rp 200 Juta di Pesantren Bogor
Tim SAR Bertahan di Puncak Bulusaraung, Evakuasi Korban Pesawat Terhambat Cuaca Ekstrem
Polisi Gerebek Barak Narkoba di Pinggir Rel, Pelaku Lempar Batu dan Tembak dengan Senapan Angin