"Tetapi untuk komunikasi masyarakat banyak ini masih belum lancar. Kami akan tingkatkan terus," imbuh Suharyanto, mengakui bahwa akses informasi bagi warga biasa masih jadi kendala serius.
Sementara itu, data korban terus bertambah. Bencana banjir dan longsor di Sumatera telah menelan korban jiwa yang tidak sedikit. Angkanya terus merangkak naik, dan ini yang tercatat hingga saat ini:
Sumatera Utara mencatat korban meninggal 217 orang, dengan 209 lainnya masih hilang. Di Aceh, 96 orang dinyatakan meninggal dan 75 orang belum ditemukan. Sementara Sumatera Barat melaporkan 129 korban jiwa dan 118 orang yang masih dicari.
Kondisinya benar-benar memilukan. Upaya pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan, meski medan yang berat dan akses yang terputus menjadi tantangan terbesar di lapangan.
Artikel Terkait
Pencarian Kerang Berujung Mencekam, Tiga Remaja Temukan Granat di Sungai Parung
Mantan Gubernur Maluku Said Assagaff Wafat, Airlangga Kenang Sosok Pejuang Keras
390 Personel Polda Riau Diterjunkan ke Titik Terparah Bencana Agam
12 Desa di Tapanuli Utara Masih Terisolasi, Bupati Minta Bantuan Udara