Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun, berinisial RN, harus mengalami mencekam. Gadis asal Cibeureum, Tasikmalaya, itu diduga disekap di sebuah penginapan oleh empat orang pria.
Beruntung, teror itu berakhir setelah polisi menggerebek sebuah kamar di Jalan Komalasari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Rabu (26/11) siang.
Ipda Diva Chalia, Pamapta Polres Tasikmalaya Kota yang memimpin langsung operasi itu, membenarkan kejadiannya. "Kami bertindak cepat setelah mendapat laporan. Korban, seorang di bawah umur, diduga disekap oleh empat pelaku," jelas Diva.
Dari uraiannya, dua dari empat pelaku ternyata masih remaja.
Korban sudah terjebak di kamar penginapan itu selama dua hari penuh. Cukup lama. Polisi berhasil mengamankan keempat tersangka, yang berinisial DF (24), D (21), IR (17), dan AK (17). Tak lupa, sejumlah barang bukti turut disita.
"Di TKP kami menemukan beberapa botol miras dan barang bukti pendukung lainnya," tambah Diva.
Lantas, bagaimana aksi ini bisa terbongkar?
Menurut cerita keluarga, RN menghilang sejak Senin (24/11). Ponselnya mati, tidak ada kabar. Keluarganya cemas.
Namun, pada Rabu pagi, tiba-tiba ada secercah harapan. RN berhasil menghubungi mereka dan mengirimkan titik lokasi persis di mana dia berada.
Rupanya, selama dua hari itu ponsel RN dipegang para pelaku. Tapi saat mereka lengah dan tertidur, RN memberanikan diri mengambil kembali ponselnya. Itulah momen krusial yang membawa pertolongan.
"Dia kirim share location. Kami pun langsung bergerak ke sana," tutur salah seorang keluarga, masih dengan nada tergesa.
Artikel Terkait
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, Temui Pengurus PSI dan Masyarakat
Menhan Sjafrie Pimpin Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu di Kalibata
Menteri Fadli Zon Sambut Baik Investigasi Benda Kolonial Belanda, Dorong Repatriasi demi Keadilan Sejarah
Luis Suarez Dicoret dari Skuad Uruguay untuk Piala Dunia 2026, Bielsa Pilih Darwin Nunez