Tak hanya bicara, upaya legislasi pun sedang digenjot. Eddy menyebutkan, saat ini ia dan tim terus memperjuangkan sejumlah RUU pro-lingkungan. Di antaranya RUU Energi Baru dan Terbarukan serta RUU Pengelolaan Perubahan Iklim.
Salah satu poin yang sedang digodok dalam RUU Pengelolaan Perubahan Iklim adalah pemberian insentif. Khususnya untuk daerah-daerah yang konsisten mencegah dampak krisis iklim.
"Menyambut usulan berbagai pihak, pemberian insentif untuk Kabupaten/Kota yang konsisten menghadapi dampak krisis iklim ini baik untuk dilakukan. Hal ini sebagai bentuk penghargaan terhadap daerah yang konsisten menjalankan aksi iklim,"
"Saya yakin, insentif dalam bentuk pembiayaan maupun bantuan pembangunan akan menjadi motivasi yang baik bagi kepala daerah maupun jajarannya untuk berkolaborasi dalam menyelamatkan lingkungan,"
Acara itu sendiri dihadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya Direktur Eksekutif CSIS Yose Rizal Damuri, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup se-Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Bappenas. Mereka semua hadir, menyimak, dan mungkin sepakat: waktunya bertindak sudah semakin sempit.
Artikel Terkait
Patung Liberty Tersembunyi di Tangerang, Ternyata Bakal Jadi Cetakan
Invasi AS ke Venezuela 2026: Katalis Kekacauan Global yang Tak Terhindarkan
Eddy Soeparno Desak 2026 Jadi Tahun Mitigasi Krisis Iklim
Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Ditusuk Saat Tidur