Di Cikeas, Kabupaten Bogor, cuaca Senin pagi itu (24/11/2025) terasa cerah. Latar belakang Mako Satuan Latihan Korbrimob Polri menjadi saksi bagi sebuah acara yang mungkin terlihat sederhana, namun sarat makna: Apel Kasatwil Polri 2025.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir langsung untuk memberikan arahan. Tema besar yang diusung tahun ini adalah 'Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat'. Sebuah tema yang, dalam pandangannya, harus dimulai dari dalam.
Dengan nada yang tegas namun penuh wibawa, Jenderal Sigit menekankan satu hal.
"Terus tingkatkan soliditas internal sebagai modal utama dalam menghadapi setiap tantangan tugas," ujarnya.
Pesan itu bukan tanpa alasan. Baginya, soliditas internal adalah fondasi. Hanya dengan fondasi yang kokoh, institusi Polri bisa menjaga eksistensinya. Pada akhirnya, tujuan besarnya jelas: pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara bisa diwujudkan secara paripurna.
Acara yang berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (26/11) ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa. Diikuti oleh 631 peserta, mulai dari PJU Mabes Polri, para Kapolda, Karoops, hingga Kapolres jajaran, suasana terasa khidmat. Bahkan, kehadiran atase kepolisian dari negara sahabat turut memberi warna internasional pada pertemuan itu. Tim Transformasi Reformasi Polri juga hadir, menandakan keseriusan agenda perubahan.
Di sisi lain, Kapolri berharap momentum ini bisa menjadi pemersatu. Sebuah cara untuk menyelaraskan arah dan pemahaman seluruh jajaran. Ini juga jadi sarana krusial untuk mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan di lapangan, sekaligus melihat kembali kebijakan yang berlaku.
Yang menarik, acara akbar ini sengaja digelar dengan kesederhanaan. Bukan tanpa maksud.
"Kesederhanaan ini bertujuan agar seluruh jajaran tetap membumi, tetap dekat dengan masyarakat," jelas Jenderal Sigit.
Dia melanjutkan, pendekatan semacam ini diharapkan bisa menumbuhkan rasa memiliki, "sense of belongings", terhadap institusi yang dipimpinnya. Dengan begitu, para peserta akan selalu ingat jati diri Polri yang sejati: sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Sebuah pengingat di tengah kompleksitas tugas yang mereka emban setiap harinya.
Artikel Terkait
Dishub Imbau Pengendara Hindari Bundaran HI dan Sekitarnya Hari Ini Akibat Aksi Unjuk Rasa
PLN Mobile Hadirkan Fitur Pantau Pemakaian Listrik Real-Time untuk Cegah Lonjakan Tagihan
BPK Apresiasi Kinerja BULOG, Serapan Gabah dan Beras Capai 77 Persen Target Nasional
Polri-TNI Siagakan 4.151 Personel Amankan Demo Mahasiswa di Bundaran HI