Gus Yahya Tegaskan Rapat Harian Syuriah Tak Berwenang Hentikan Mandataris

- Senin, 24 November 2025 | 00:55 WIB
Gus Yahya Tegaskan Rapat Harian Syuriah Tak Berwenang Hentikan Mandataris

Di kantornya yang terletak di Jakarta Pusat, pada sebuah Minggu sore, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf yang akrab disapa Gus Yahya tampil untuk memberikan penjelasan. Intinya, rapat syuriah harian, menurutnya, tidak punya hak untuk memberhentikan kepengurusan organisasi. Soalnya, aturan mainnya sudah diatur tersendiri dalam AD/ART.

"Nah, masalahnya begini," ujarnya. "Kalau urusannya sampai ke pemberhentian mandataris, rapat harian syuriah itu tidak punya legal standing. Mereka memang tidak berhak, pokoknya tidak berhak memberhentikan mandataris."

Menurut Gus Yahya, rekomendasi yang keluar dari rapat semacam itu pada akhirnya tidak bisa dieksekusi. Di sisi lain, situasinya justru berpotensi memicu konflik internal yang tidak perlu di tubuh organisasi.

"Yang ada cuma keributan, keributan yang arahnya tidak jelas. Itu bisa dilihat dengan gamblang sekali," jelasnya dengan nada tenang namun tegas.

Para kiai yang hadir pada malam itu, lanjutnya, menyadari betul persoalan ini. Mereka melihat tidak ada jalan keluar yang membawa maslahat.

Oleh karena itu, Gus Yahya berharap ke depannya semua pihak bisa lebih berhati-hati. Ia mendorong agar setiap informasi yang beredar dikonfirmasi kebenarannya. Tujuannya jelas: menghindari fitnah yang bisa merusak di kemudian hari.

"Tidak ada arah yang konstruktif selain berdamai, selain islah di antara yang berbeda pendapat," ungkapnya. "Dan yang penting, tabayun terhadap informasi-informasi tidak jelas yang cenderung mengarah kepada fitnah, supaya bisa diklarifikasi dengan baik."

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar