Meski begitu, Ary mengaku pihaknya sudah berusaha mati-matian. "Itu kita perjuangkan dan kemarin kita sudah bertemu dengan tim Presidensi untuk menyampaikan concern kita, dan alhamdulillah pihak Presidensi Brasil mencoba mengakomodasi dan memasukkan beberapa usulan dari Indonesia, walaupun tidak semua kemudian diterima," imbuhnya.
Di luar isu gender, masih ada sejumlah agenda lain yang terus digodok. Beberapa di antaranya sudah mendekati final, sementara yang lain masih penuh dengan tanda kurung menandakan bagian-bagian yang masih diperdebatkan.
Menurut Ary, situasinya memang beragam. Ada yang sudah siap disimpulkan, ada pula yang draf teksnya masih berantakan. "Masih ada beberapa bracket yang kemudian diangkat pembahasannya dari sebelumnya di Subsidiary Body ke proses mengambil keputusan," jelasnya.
Sekarang, semua mata tertuju pada sidang pleno Sabtu pagi. Akankah para delegasi akhirnya menemukan titik temu, atau negosiasi kembali molor? Kita tunggu saja hasilnya.
Artikel Terkait
KPK Periksa Tujuh ASN Pekalongan Terkait Dugaan Intervensi Bupati Nonaktif
KPK Tangkap 16 Orang dalam OTT, Termasuk Bupati Tulungagung
Menteri PU Akan Temui Kejati DKI Bahas Penggeledahan Kantor Terkait Kasus Korupsi
Kemenkeu Pertimbangkan Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM