Bayangkan saja, hampir separuh dari total 629 siswa yang terdaftar di sekolah itu lenyap dalam satu malam. Situasinya benar-benar kacau.
Di sisi lain, respons pemerintah setempat cukup cepat. Pemerintah negara bagian Niger memutuskan untuk menutup banyak sekolah. Tidak hanya di Niger, otoritas di negara bagian tetangga seperti Katsina dan Plateau ikut mengambil langkah serupa. Semua sekolah diperintahkan tutup, sebuah langkah pencegahan yang mungkin diperlukan tapi juga memprihatinkan.
Yang jadi persoalan, ini bukan kasus pertama. Baru beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada Senin lalu, sebuah sekolah menengah di negara bagian Kebbi mengalami nasib serupa. Sebanyak 25 siswi hilang di sana. Polanya sama, modusnya mirip. Sepertinya ada pola yang berulang dan mengkhawatirkan di sini.
Artikel Terkait
iPhone 16 Pro Raib Digasak, Pelaku Tukar dengan Narkoba Cuma Rp 2 Juta
Polisi Bongkar 21 Situs Judol, Sita Dana Fantastis Rp 97 Miliar
Trump Kembali Panaskan Greenland, Opsi Militer Dikaji Serius
KPAI Soroti 70 Anak Korban Paparan Ideologi Kekerasan di Komunitas True Crime